MIU Login

WR 1 UIN Malang Beri Pengarahan kepada Dosen Pusat Pengembangan Bahasa

PPB – Wakil Rektor I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Drs. Basri, Ph.D., didampingi oleh Wakil Rektor IV, memberikan pengarahan kepada para dosen Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, Jumat 14 November 2025.

Dalam sambutannya, Drs. Basri menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturrahim dan membangun suasana egaliter antara pimpinan dan seluruh dosen serta pegawai. “Tidak perlu ada jarak antara pimpinan dan dosen. Sampaikan kritik atau saran yang membangun tanpa rasa takut,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi program dan kegiatan dengan agenda prioritas Rektor, agar setiap unit di lingkungan kampus dapat berjalan selaras menuju visi universitas sebagai pusat sebagai universitas yang unggul dan bereputasi internasional.

Dalam konteks akademik, WR 1 menegaskan perlunya penguatan kualitas keilmuan dan integritas akademik di kalangan dosen. Ia berpesan agar para akademisi tidak perlu merasa sungkan mengakui keterbatasan ilmu. “Sebagai akademisi, jangan jaim terhadap keilmuan. Jika tidak tahu, akui saja tidak tahu. Karena jika Anda berlian, tertutup lumpur pun Anda tetap berlian,” tuturnya penuh makna.

Menariknya, dalam pengarahan tersebut Drs. Basri juga menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai tasawuf, akhlak, dan kesadaran lingkungan ke dalam pembelajaran bahasa Arab. Menurutnya, pengajaran bahasa di UIN Malang harus mencerminkan misi universitas yang menggabungkan dimensi religius, etis, dan akademis, sehingga mahasiswa tidak hanya mempelajari linguistik tetapi juga internalisasi nilai-nilai Islam.

Selain itu, beliau mengingatkan bahwa pembelajaran bahasa Arab perlu memperhatikan aspek praktis dan komunikatif, termasuk pengajaran bahasa ‘amiyah (dialek percakapan) agar mahasiswa lebih siap berinteraksi dalam konteks nyata. “Kita perlu mengajarkan bahasa Arab yang hidup, bukan sekadar qawā‘id,” tegasnya. Kegiatan pengarahan ini menjadi momentum penting bagi dosen Pusat Pengembangan Bahasa untuk memperkuat komitmen akademik sekaligus meneguhkan peran mereka dalam membangun generasi pembelajar yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan ekologis sesuai dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

(makhi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait