MIU Login

UIN Malang Jadi Tuan Rumah Penutupan LAPP 2025; Mencetak Generasi Berdaya Saing Global

PPB – Language and Academic Preparation Program (LAPP) tahun 2025 yang telah berlangsung secara intensif resmi ditutup dalam sebuah seremoni hybrid yang khidmat dan kolaboratif pada Jumat, 12 Desember 2025. UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dipercaya menjadi tuan rumah penutupan program yang dimulai pukul 14.00 WIB. LAPP merupakan program kolaborasi strategis lima Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) unggulan dalam rangka menyiapkan calon akademisi dengan kompetensi bahasa asing sebagai bekal studi lanjut dan publikasi internasional.

Pada tahun ini, LAPP diikuti oleh 79 peserta yang berasal dari lima PTKIN, yakni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak 15 peserta hadir secara luring di Malang, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi lintas kampus di tengah pemanfaatan teknologi digital.

Acara penutupan dihadiri oleh jajaran pimpinan UIN Maliki Malang. Wakil Rektor Bidang Akademik, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program LAPP 2025 dengan baik. Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan investasi akademik yang sangat penting untuk membuka peluang studi dan jejaring keilmuan di tingkat global.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kelembagaan (WR IV), Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A., menekankan bahwa LAPP berperan strategis dalam memperkuat sinergi dan penyamaan standar mutu akademik antar-PTKIN. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi fondasi penting dalam membangun intellectual capital yang kompetitif di tingkat internasional.

Puncak acara ditandai dengan sambutan dan arahan strategis dari Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Kapus PUSPENMA) Nasional, Dr. Ruchman Bashori. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pemahaman budaya akademik negara tujuan studi. “Alumni LAPP diharapkan tidak hanya menguasai bahasa, tetapi juga literasi keilmuan Islam modern serta mampu menjadi duta akademik Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis sertifikat LAPP kepada perwakilan peserta oleh Kapus PUSPENMA Nasional bersama Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Prosesi ini menjadi simbol capaian akademik peserta sekaligus pengakuan atas komitmen mereka dalam meningkatkan kompetensi bahasa dan kesiapan akademik global.

Program LAPP 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya kolektif PTKIN mencetak akademisi unggul, berdaya saing internasional, dan siap berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Islam di tingkat dunia.
(Ubaid/makhi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait