MIU Login

Perkuat Kompetensi Pengajar, Pusat Bahasa Gelar Dauroh Tadribiyah Bersama Muassasah Risalatus Salam

PPB – Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka kegiatan Dauroh Tadribiyah bekerja sama dengan Muassasah Risalatus Salam pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pusat Pengembangan Bahasa dalam meningkatkan kompetensi akademik dan profesional para pengajar bahasa Arab melalui penguatan wawasan serta pembelajaran langsung bersama para pakar.

Acara pembukaan dihadiri oleh pimpinan universitas, narasumber internasional, serta para peserta yang akan mengikuti rangkaian pelatihan selama lima hari ke depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus menghadirkan program pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan perkembangan pembelajaran bahasa Arab di tingkat global.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Hj. Mamluatul Hasanah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Prof. Dr. Tamer Saad Ibrahim dari Universitas Canal Suez, Mesir, sekaligus Kepala Kantor Muassasah Risalatus Salam di Indonesia yang berkenan menjadi bagian dari kegiatan akademik ini, serta kepada Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Beliau berharap Dauroh Tadribiyah ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkaya wawasan, memperbarui pendekatan pembelajaran, serta meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Arab di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Prof. Dr. H. Abdul Hamid, M.A., dalam sambutannya menjelaskan posisi strategis bahasa Arab di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Menurutnya, bahasa Arab merupakan salah satu pilar penting yang mendukung visi universitas sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pengajaran bahasa Arab harus terus dilakukan melalui berbagai program pengembangan kompetensi seperti Dauroh Tadribiyah ini.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Dauroh Tadribiyah yang akan berlangsung selama lima hari. Selama pelatihan, para peserta akan memperoleh berbagai materi dari para pakar pembelajaran bahasa Arab, mulai dari pengembangan metodologi pembelajaran, inovasi media pembelajaran, strategi pengajaran komunikatif, hingga isu-isu terkini dalam pendidikan bahasa Arab. (makhi)

Berita Terkait