PPB – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar kuliah tamu bertajuk “Inovasi Media Digital untuk Pembelajaran Maharah Lughawiyah”, Kamis (30/10) di ruang rapat FITK lantai 2.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Sahya Husein, M.Pd.I, dosen Pusat Pengembangan Bahasa (PKPBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang dikenal aktif dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI).
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi PBA, M. Ardy Zaini, M.Pd.I, yang menekankan pentingnya mahasiswa PBA memahami tren digitalisasi pendidikan agar siap menghadapi tantangan era teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab. Selanjutnya, Dekan FITK, Dr. H. Abdul Muis, M.Si., dalam arahannya mengapresiasi inisiatif kegiatan ini sebagai upaya konkret meningkatkan kompetensi digital mahasiswa sekaligus memperluas inspirasi penelitian skripsi yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam penyampaian materinya, Sahya Husein menguraikan strategi pemanfaatan platform digital dan kecerdasan buatan untuk pengembangan bahan ajar serta media pembelajaran empat keterampilan berbahasa Arab (Maharah Istima’, Kalam, Qira’ah, dan Kitabah). Ia menekankan bahwa inovasi media pembelajaran harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan kondisi lingkungan belajar mahasiswa agar efektif dan bermakna.
Menariknya, sesi kuliah tamu ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga diisi dengan praktik langsung pembuatan media pembelajaran digital. Para peserta diajak untuk mengeksplorasi berbagai platform seperti Google AI Studio, Canva, ClassPoint, Wayground, dan beberapa aplikasi interaktif lainnya.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Prodi PBA UIN KHAS Jember. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan baru dan keterampilan praktis dalam merancang media pembelajaran bahasa Arab yang inovatif, adaptif, dan berorientasi masa depan.
(makhi)





