{"id":7366,"date":"2026-05-24T02:36:03","date_gmt":"2026-05-24T02:36:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/?p=7366"},"modified":"2026-05-24T02:36:03","modified_gmt":"2026-05-24T02:36:03","slug":"mukhoyyam-arabi-gelombang-5-lebih-dari-1-300-mahasiswa-kampus-2-dan-3-ikuti-kegiatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/mukhoyyam-arabi-gelombang-5-lebih-dari-1-300-mahasiswa-kampus-2-dan-3-ikuti-kegiatan\/","title":{"rendered":"Mukhoyyam Arabi Gelombang 5, Lebih dari 1.300 Mahasiswa Kampus 2 dan 3 Ikuti Kegiatan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">PPB &#8211; Rangkaian kegiatan Mukhoyyam Arabi 2026 resmi mencapai gelombang terakhir dengan digelarnya Mukhoyyam Arabi Gelombang 5 pada Sabtu, 24 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di area <em>camping ground<\/em> NK Cafe ini diikuti oleh lebih dari 1.300 mahasiswa dari kampus 2 dan kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada gelombang penutup ini, peserta berasal dari Fakultas Humaniora, Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Teknik. Antusiasme mahasiswa terlihat sejak awal kegiatan, menciptakan suasana yang penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan sebagaimana pelaksanaan empat gelombang sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti pada rangkaian kegiatan terdahulu, Mukhoyyam Arabi diawali dengan kegiatan pemanasan dan senam bersama untuk membangun energi positif peserta. Suasana semakin hidup dengan iringan lagu-lagu populer yang membuat mahasiswa dan dosen pendamping turut larut dalam semangat kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai lomba khas Mukhoyyam Arabi kembali menjadi pusat perhatian peserta. Lomba <em>Ana al-Mutafawwiq<\/em> (ranking satu) menguji kecepatan berpikir dan ketelitian mahasiswa dalam menjawab pertanyaan berbasis materi dari buku <em>Al-\u2018Arabiyyah lil Hayah<\/em>. Setiap kelas mengirimkan dua perwakilan terbaiknya untuk bersaing menunjukkan kemampuan akademik dan kecermatan berpikir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, lomba <em>al-Hutaf\u0101t at-Tasyji\u2018iyyah<\/em> (yel-yel) kembali menghadirkan kreativitas mahasiswa dalam menampilkan identitas kelas melalui yel-yel berbahasa Arab. Penampilan yang enerjik, penuh koreografi, dan sarat semangat membuat suasana kegiatan semakin meriah. Lomba ini juga menjadi sarana praktik penggunaan bahasa Arab secara komunikatif dan kreatif di luar ruang kelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak kalah menarik, lomba estafet air turut memeriahkan kegiatan dengan mengedepankan aspek kekompakan, koordinasi, dan kerja sama tim. Meskipun tidak secara langsung menguji kemampuan kebahasaan, kegiatan ini tetap menggunakan kombinasi bahasa Arab dan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, sehingga suasana belajar bahasa tetap terintegrasi dalam aktivitas permainan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksanaan Mukhoyyam Arabi gelombang terakhir ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian besar kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman yang digagas oleh Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA). Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar bahasa Arab secara teoritis, tetapi juga mengalami langsung pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan berakhirnya gelombang kelima ini, Mukhoyyam Arabi 2026 diharapkan mampu meninggalkan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus memperkuat semangat mahasiswa untuk terus berkembang, berkarya, dan sukses bersama bahasa Arab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPB &#8211; Rangkaian kegiatan Mukhoyyam Arabi 2026 resmi mencapai gelombang terakhir dengan digelarnya Mukhoyyam Arabi Gelombang 5 pada Sabtu, 24 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di area camping ground NK Cafe ini diikuti oleh lebih dari 1.300 mahasiswa dari kampus 2 dan kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada gelombang penutup ini, peserta berasal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7367,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7366","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7366"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7366\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7368,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7366\/revisions\/7368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppb.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}